MasukDaftar gratis
Anak & Pendidikan

Cara Menabung untuk Biaya Sekolah Anak sejak Dini

Cara menabung biaya sekolah anak: perkirakan biaya masa depan, hitung tabungan per bulan, contoh perhitungan, dan tips agar dana tidak terpakai.

Oleh Tim Somah · 15 Oktober 2026 · 2 menit baca

Cara Menabung untuk Biaya Sekolah Anak sejak Dini
Daftar isi
  1. 1. Cari tahu perkiraan biayanya sekarang
  2. 2. Perkirakan kenaikan biaya
  3. 3. Hitung tabungan per bulan
  4. Tips agar dana pendidikan tidak terpakai
  5. Pisahkan rekeningnya
  6. Mulai sekarang, walau kecil
  7. Sisihkan di hari gajian
  8. Libatkan rezeki tambahan
  9. Tinjau setiap tahun
  10. Jangan lupa biaya rutin
  11. Kesimpulan

Biaya masuk sekolah sering datang bersamaan: uang pangkal, seragam, buku, dan SPP bulan pertama. Tanpa persiapan, banyak keluarga terpaksa berutang. Dengan menabung biaya sekolah anak sejak dini, beban itu bisa dicicil jauh-jauh hari.

1. Cari tahu perkiraan biayanya sekarang

Tanyakan ke sekolah yang Anda incar, atau ke orang tua murid di sana, berapa biaya masuk tahun ini. Catat rinciannya: uang pangkal, seragam, buku, kegiatan, dan SPP bulanan.

2. Perkirakan kenaikan biaya

Biaya pendidikan cenderung naik setiap tahun. Besarnya kenaikan berbeda tiap sekolah, jadi tanyakan riwayat kenaikan biaya di sekolah tujuan. Dalam contoh ini kita mengasumsikan kenaikan 10% per tahun.

Rumus sederhananya:

Biaya nanti = biaya sekarang × (1 + kenaikan) pangkat jumlah tahun

3. Hitung tabungan per bulan

Contoh perhitungan dengan asumsi:

  • Biaya masuk SD swasta sekarang: Rp 15.000.000 (contoh)
  • Anak masuk SD: 4 tahun lagi
  • Asumsi kenaikan biaya: 10% per tahun

Biaya 4 tahun lagi = Rp 15.000.000 × 1,1 × 1,1 × 1,1 × 1,1 = Rp 15.000.000 × 1,4641 ≈ Rp 21.960.000

Tabungan per bulan = Rp 21.960.000 ÷ 48 bulan ≈ Rp 460.000 per bulan

Jenjang (contoh)Masuk dalamBiaya sekarangPerkiraan biaya nantiTabungan per bulan
SD4 tahunRp 15.000.000± Rp 21.960.000± Rp 460.000
SMP10 tahunRp 15.000.000± Rp 38.900.000± Rp 325.000

Perhitungan ini belum memperhitungkan imbal hasil tabungan. Angka biaya dan kenaikan adalah contoh, gunakan data sekolah tujuan Anda.

Tips agar dana pendidikan tidak terpakai

Pisahkan rekeningnya

Simpan di rekening atau produk simpanan terpisah dari uang belanja. Banyak keluarga memakai tabungan berjangka atau tabungan pendidikan dari bank. Pastikan lembaganya resmi dan diawasi OJK, serta pahami aturan pencairannya.

Mulai sekarang, walau kecil

Makin awal mulai, makin ringan tabungan per bulannya. Pada contoh di atas, menabung untuk SMP sejak 10 tahun sebelumnya hanya butuh sekitar Rp 325.000 per bulan, padahal biayanya lebih besar.

Sisihkan di hari gajian

Jadikan tabungan pendidikan sebagai amplop tetap yang diisi di awal bulan, sama seperti membayar tagihan.

Libatkan rezeki tambahan

Sebagian THR, bonus, atau uang pemberian keluarga saat anak lahir dan khitan bisa langsung dimasukkan ke tabungan pendidikan.

Tinjau setiap tahun

Setiap tahun, cek ulang biaya sekolah tujuan dan sesuaikan target. Jika ternyata kenaikannya lebih besar, naikkan tabungan bulanan sedikit demi sedikit.

Jangan lupa biaya rutin

Selain biaya masuk, siapkan juga biaya rutin seperti SPP, les, dan transportasi sekolah di anggaran bulanan. Baca contoh anggaran rumah tangga bulanan untuk menyusunnya.

Kesimpulan

Untuk menabung biaya sekolah anak: cari tahu biaya sekarang, perkirakan kenaikannya, bagi dengan jumlah bulan sampai anak masuk sekolah, lalu sisihkan di rekening terpisah setiap gajian. Mulai sedini mungkin agar tabungan per bulannya ringan.

Apakah ini membantu?
  Bagikan ke WhatsApp

Artikel ini bersifat informasi umum, bukan nasihat keuangan pribadi. Untuk keputusan besar, konsultasikan dengan perencana keuangan atau lembaga terkait.

Baca juga

Ayah, ibu, dan dua anak melihat HP bersama di ruang keluarga

Coba sekarang, lihat sendiri

Demo berisi data keluarga contoh. Tidak perlu daftar, terhapus otomatis dalam 24 jam.